Melalui buku ini, penulis berupaya mengintegrasikan perspektif manajemen pelayanan publik, teknologi informasi, serta nilai-nilai dakwah dan pelayanan umat, guna menjawab tantangan kompleksitas pengelolaan haji di Indonesia. SISKOHAT tidak hanya dipahami sebagai perangkat teknologi, tetapi juga sebagai instrumen kebijakan dan manajemen yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan, akurasi data, serta perlindungan hak-hak jemaah haji.
Penulis menyadari bahwa dinamika regulasi, perkembangan teknologi digital, serta kebutuhan jemaah yang terus berubah menuntut adanya pembaruan dan pengembangan berkelanjutan. Oleh karena itu, buku ini masih terbuka terhadap penyempurnaan melalui kritik dan saran yang konstruktif dari para pembaca, akademisi, dan praktisi di bidang pelayanan haji.

Komentar
Posting Komentar